Waktu lagi nulis ini,
aku sedang NgeLEs’in anak orang lain
lho, tapi kali ini Wendi lagi sibuk ngerjain soal Matematika dalam bahasa
Inggris , maklum besok doi mau ujian . tapi kenapa harus tema ini yang di
angkat. Hahaha awalnya simple aja sih, waktu lagi nulis soal untuk si wendi
ini, ada bisik2 di sebelah soal mahasiswa yang baru aja lulus dan
ceritanya lagi kebingungan nyari kerja,
alhasil munculah beberapa gonjang ganjing pekerjaan di kalangan ibu2 ini, nah
Terseliplah pekerjaan GURU, lalu munculah pertanyaan di kalangan ibu2 ini.
Sebenarnya Ada banyak orang yang bertanya “ guru itu mesti jadi orang yang sabar yah?” atau paling
ngga ada pernyataan yang begini
“guru itu harus suka sama anak2”
sebenarnya ngga juga sih, Inti menjadi seorang Guru adalah menjadi PANUTAN atau CONTOH , lalu mengajarkan NILAI MORAL. Sehingga di luar si murid bisa mengerti yang mana yang salah dan yang mana yang benar, dan setiap omongan yang keluar dari mulut kita adalah sebuah AJARAN buat anak kecil. Anak kecil itu ibaratnya Seperti RADIO dan TV mengikuti apa yang di ucapkan dan diTONTONkan.
sebenarnya ngga juga sih, Inti menjadi seorang Guru adalah menjadi PANUTAN atau CONTOH , lalu mengajarkan NILAI MORAL. Sehingga di luar si murid bisa mengerti yang mana yang salah dan yang mana yang benar, dan setiap omongan yang keluar dari mulut kita adalah sebuah AJARAN buat anak kecil. Anak kecil itu ibaratnya Seperti RADIO dan TV mengikuti apa yang di ucapkan dan diTONTONkan.
Menjadi seorang guru itu memang harus menyukai anak kecil
dulu, kalau sabar dan lain2 mungkin bisa dirasakan kalau udah berhadapan
langsung dengan muridnya. Tapi menurutku adalah menggap mereka seperti SAHABAT
adalah langkah paling awal, mau berapapun
umurnya,anggaplah mereka sahabat dulu. Ketika sudah akrab, baru lah
,mengajarkan nilai moral.
Tapi, buat aku bukan itu yang jadi masalhnya. Untukku murid
itu adalah GUDANG seni. Kita tidk bisa menilai kegemaran anak dari bagaimana
dia menunjukkan bahasa tubuhnya ke GURU.
dan aku rasa aku punya cara tersendiri untuk mendekati murid baruku.
dan aku rasa aku punya cara tersendiri untuk mendekati murid baruku.
Kalau kata Mama dulu “kalau kamu ngga kenal seni, lebih baik
kamu tidak usah mengenal apa itu WARNA dan apa itu DUNIA ” lalu inilah
hasilnya.. dengan karya mereka ini aku bisa melihat, mendekati, menjadi akrab,
mengenal Bakat lalu mengajarkan nilai moral lewat warna dan seni.
Di setiap pelajaran ini aku selalu punya paling tidak 3
siswa/ siswi normal maupun Autis yang warna dan seninya Jadi andalan aku
banget.rasanya punya kepuasan tersendiri deh mengetahui bakat seseorang Lebih
dahulu ketimbang orang tuanya di rumah hahahah ( map yak om tante sekalian )
Dan kalau yang ini, karya dan ide terbesar siswa SD yang
masih tercatat sebanyak 5 orang di
sekolah Kinarya , aku tak pernah memberi contoh bagaimana bermain dan Care
dengan dengan orang lain ( yah maksudku belum pernah menuturkan secara
real cara simple yang bisa di bilang WAH bagi orang lain). Dalam
proses ini, siapa yang paling banyak bekerja dan akrab adalah GURU selebihnya serahkan kepada
murid. Tapi, memberikan contoh PRAY FOR THAILAND ini
merupakan dukungan Care dari anak yang umurnya baru 7 tahun Kepada DUNIA, oke
kepada THAILAND deh dan saluuttt Untuk
si Pak Ketua dan Anak2 Kelas 1A ini yang telah banyak memberikan ide2 yang
awalnya belum pernah aku dengar dari anak 7 tahun sepertinya ( namanya Daeylen
)
Gimana? Sudah kebayang Kan? Menjadi seseorang yg melihat
tumbuh kembang Sebuah “bibit” itu
bagaimana? Jadi guru itu banyak susahnya ketimbang Mudahnya. Semua aspek di
tuntut salah sedikit bisa berakibat fatal terhadap anak murid lho? Menjadi
seorang Guru, ibaratnya mengolah tanah yang akan di bangun untuk sebuah rumah.
Menjadi kreatif adalah sebuah inovasi. Menjadi teman buat orang lain adalah
sebuah keharusan.jadi kalau kurang sabar
menghadapi ”Bibit2” kecil ini. Temukan cara yang menyenangkan buat mereka,
untuk bisa dekat dan belajar dengan cara
yang simple trus nyangkut di otak anak2, tapi menyenangkan.
Note : aku jadi berniat mengajak mereka nonton film,
bernyanyi atau membuat Peta Indonesia
setiap hari nih kalau begini terus J








0 comments:
Post a Comment