Perjalanan panjang yang bakal mulai hari ini. Gimana yah cara ngejelasinnya, jadi umpamanya gini, melihat hari baru tanpa matahari. Ga kebayang gimana rasanya yg tiap hari panas2an, lalu hanya satu hari aja ngga liat matahari semuanya jadi beda. Terlepas dari,perjalan di laut,kali ini gw dan nyokap gw yg tertidur pulas ini
menempuh perjalanan darat yang cukup panjang. Mungkin bisa 3 jam mungkin juga lebih dari itu. Hujan yang baru aja selesai di negara ini mulai sedikit memunculkan hawa dingin yang jarang banget gw rasain. Beranjak dari perjalanan ini, gw kangen dengan kelas gw yang isinya penuh dengan keributan kurcaci kurcaci kecilku. Jam 12 sekrg di indonesia, jam makan siang di mana biasanya kurcaci2 itu mulai bergegas ke kamarnya masing2 minta di bacakan buku lalu tidur sehabis makan siang!! Hahaha Tuhan!! Aku mulai kangen dengan suasana itu. Membayangkan ketika masuk kembali mereka mulai ribut dengan cerita yang tak pernahku dengar selama beberapa hari nanti.
Yepz! Nyokap tidur dengan suksesnya di sebelah gw, sedangkan gw? Ngga sama sekali merasa ngantuk.. Mungkin karna gw menikmati perjalanan ini (lagi)
gw cuma berharap melihat matahari besok :)
perjalanan yang cukup jauh ini hanya gw isi dengan menggerakan tanganku sepanjang hpku masih bisa berfungsi untuk sebuah blog! ya blog, gw ngga tau mungkin ini yang namanya menulis. mencintai sebuah karaya yang mungkin orang lain ngga pernah tau, apa nilai seninya. perjalan yang gw harapin bisa menjadikan sebuah perjalanan yang sangat menyenangkan tiba2 harus terhenti karna gw, harus tidur sejenak. terus terang gw capek melihat panjangnya tol yang rasanya tak pernah berhenti, bahkan untuk toilet saja. gw berfikir apakah mungkin gw dan nyokap salah naik bus untuk menuju kota yang gw harapin?
yak! ketika bangun, aku hanya bisa melihat stasiun bus ini lagi katakan saja kalau ini adalah stasiun yang paling megah yang pernah gw lihat. yah, mungkin indonesia harus sedikit malu dengan keadaan seperti ini. terkadang melihat sesuatu yg WAH! yang tak pernah gw lihat di indonesia membuatku merasa harus sedikit berfikir bagaimana bisa seorang anak kecil bisa membuktikan kalau kita BISA melakukannya itu kelak!
ketika tiba di penginapan yang sama. Rasanya cape! mama yang selama perjalanan tertidur pulas merasakan kakinya begitu sakit ( maklum udah 46 jadi wajar kalau sakit ) lalu dengan sedikit duit yang di jadikan uang jajan selama di Kuala Lumpur aku harus bisa mengaturnya kembali. yang pertama ku beli adalah pulas PENTING untuk berkomunikasi dengan tema, sahabat atau malah pacar yang selama ini ngga pernah gw sapa, karna gw ngga pengen hidup gw terganggu dengan cinta yang rasanya meles banegt banget klo di bahas. Lidya adalah sahabat pertama yang gw sapa hari itu, dia mengabarkan dan kita saling mengabarkan,memang dia sahabat yang terbaik yang pernah gw punya. tak memihak pada siapapun tapi,selalu mendorong ketika jatuh.
setelah masalh yang gw anggep bertubi tubi itu, gw ngerasa sedikit di dewasakans ama keadaan. berusaha buat maju dan berusaha buat menata lagi apa yang udah di rusak oleh segelintir orang yg ngga pernah bertanggung jawab klo ngomong dan memojokkan orang. yah,belom tau aja kali yah sebenernya mereka adalah dalang di balik semua peristiwa yang menimpa. Rusak?! terlalu banget kayanya. sampai sekarang kalau mengingat masalah itu gw seperti ingin menolaknya dari lantai 23 ke bawah. tapi, kalau kata pepatah semua masalah ada hikmahnya jadi yah jalani saja sekarang. ketika sampai di kota ini gw ngerasa masuk kembali ke dalam kota Buaya di mana gw jarus nemuin manusia2 yang udah lama memojokan dan menjadi dalang lalu bermuka 2 mencari perhatian dengan mama saat maslah ini ada.
Fix hari selasa gw ketemu dengan lidya di kampus dan melihat teman2 lainnya serta ngembil sertifikat di kantor international student. kagen dengan kampus ini?!! IYAAAA
banget malahan, mungkin bukan karna ada masalh ato gimana, tapi karna gw kangen Belajar lagi ( oh god ) bertemu dengan pacar di kantin lalu sarapan bersama lalu, sedikit meneteskan air mata karna rasanya tak sanggup melihat ini semua. untungnya dia mau mengerti kenapa semuanya harus seperti ini, dan satu yang membuat gw sedikit shock si pacar sedikit berubah dalam melindungiku. ntah apa yng dia rasakan tapi,menurtku dia sedikit berubah, malam sebelum gw menghabiskan waktu di kampus dengan nyokap. di cerita semua apa yang terjadi setelah gw meninggalkan kampus, dia sedikit banyak perhatian lalu lebih banyak cerita soal ini itu soal bisnis barunya, lalu lebih banyak mendengarkan ceritaku selama kejadan masalah di facebook. bahkan dia membawaku ke puncak yang dari dulu selalu gw kangenin. gw senang!! serius gw senang. ada sesuatu yang berubah selama gw ninggalin dia di sini. mungkin dia membaca setiap emailku dan setiap maslah yang kuceritakan dan setiap harapan yang selalu menjadikan dia seperti itu. BANGGA?! iya bangga dengan keberadaannya yang seperti itu,gw ngga ngejadiin dia seseorang yg pengen berubah, tapi dia yg berubah untuk dirinya sendiri ( rasanya pengen berterimakasih untuk itu padamu TUHAN )
setelah, makan malam di puncak itu, doi mengantar gw kembali ke hotel, kita berbicara panjang dan dia menunjukanku sebuah sebuah puisi yang pernah gw tulis waktu gw lagi pupus karna keadaan doi yang kaya gt. dia bilang begini " i never knew that you could write a poem, it's too sweet and you know wat? just impressed that i'm loved by some1 that i thought she was only a woman who is strong in basketball part. i'm sorry i never realized that u're really showing that to urself and me " doi meluk gw sambil nangis! ( percaya apa ngga this is the first time since 6 months together) gw kaget setengah mati dlam mobil denger dia ngomong kaya gitu ke gw. lalu gw balas ke dia " no matter what, i told you MONEY ISN'T EVERYTHING FOR ME, the thing is you've proved me that i found a right guy in a right time. i love you for the way you are and eventhough u didn't have light for a month, u have money problem and sucker housemates i'would be there for you and i proud to be ur girl coz u've changed for the better one , but anyway, you should shame to yourself that u were crying for a girl right now.hehehe please don' do that anymore okay. it's okay "
doi cuma masih ngga bisa nerima kayanya, gara2 puisi itu. di dalam puisi itu gw ngga nulisin macam2 tau ngga apa yg gw tulisin di dalam puisi itu, sebenarnya aku mengambilnya dari sebuah film yang judulnya "10 things i hate about you" dengan sedikit tambahan kalimat yang bikin gw emang kadang sebel dengan sikap dia yang kaya anak kecil.doi sempat cerita soal puisi itu kenapa bisa ada di dalam map notes harian dia. gw ngga ngerti apa ini trik buat narik hati gw apa mungkin cuma basa basi aja, tapi, real temen2 yang pernah naik mobil itu dan housematenya tau kalau semangatnya muncul dari puisi itu sebagai pengganti gw semenjak gw pulang ke indonesia.
*sweet ngga yah itu kira2 soalanya gw ngga ngerti gimana harus ngejelasinnya
dan di hari yang sama juga hari selasa itu, gw ketemu dengan teman2 di kampus yang rasanya asing banget buat gw, setelah 2 bulan ngga ketemu. termasuk Odili... ya rasanya tak pernah ilang, tapi bahasa tubuh yang membedakan kenapa harus bertindak seperti ini. sedangkan disisi lain lakon sudah menemaniku selama 6 bulan. rasa bersalah mungkin iya. tapi.. yang namanya orang luar mungkin menganggapnya tak akan bermasalah samapai sejauh ini.tapi dalam hati gw,ntah itu dengan dorongan seperti apa ada sesuatu yang bilangkalau " YOU CAN DO IT THA" iya melawan semua perasaan itu melawan dan menganggapnya kalau semuanya bakal baik2 saja kedepannya dan Thx to god berkat adanya masalah2 kecil ini gw belajar jadi makin kuat menghadapi semuanya. siang itu gw mengahdapi semua pertanyaannya dan teman2 dengan lapan, gw ngga mengharapkan apaun yang bisa gw dapetin dari mereka, tapi Puji tuhan temen2 cukup repect dengan keadaan gw dan terus terusan mendukung apa yang gw lakukan dan hubungan itu jauh lebih baik dari yang gw pikirkan. sedikitbanyak hal yang tak pernah gw bayangin setelah untuk kesekian kalinya gw kembali ke tempat ini adalah sedikit perhatian ingin di perhatikan dengan cara apapun sehingga sedikit banyak membuat gw tergelitik setelah banyak bertemu dengan manusia2 di kampus ini, dan bagaimana cara mencari sedikit perhatian gw dengan cara mengajak "kencan" singkat d kantin kampus yang letkanya sama sekali ngga jauh dari tempat di mana gw dan lidya duduk dengan secangkir capucinno sore itu. berharap mungkin gw bakal panas dan marah2? gw yakin Tuhan bakal berteriak kalau gw MARAH untuk seorang Odili...
after all,semua sperti biasa nemenin nyokap seharian di kampus sampai seseorang datang dan sepertinya dengan sekuat tenaga mengumpulkan "MASSA" karna ketakutan nyokap gw menunggu lebih dari 2 jam, dengan segala macam penusukan yang di beri, buat gw hanya yang di atas aja yg tau.. mungkin ngga akan ada lagi.
selebihnya gw akan ngejalanin hidup ini dengan apa adanya :)





0 comments:
Post a Comment